5 Imunisasi yang Wajib Diberikan untuk Anak

5-Imunisasi-yang-Wajib-Diberikan-untuk-Anak

Rutinitas bagi ibu yang mempunyai anak usia 0 bulan hingga 10 tahun yakni imunisasi. Jadwal imunisasi anak ini tidak boleh dilewatkan agar si kecil tidak rentan terkena penyakit. Biasanya ibu baru akan diberikan Kartu Menuju Persalinan (KMS) pasca persalinan untuk memantau tumbuh kembang anak. 

Imunisasi sangat penting sekali dilakukan untuk mencegah bayi tertular penyakit berbahaya atau menularkannya kepada orang lain. Hal ini bermanfaat sekali karena perlindungan tersebut akan berlaku hingga dewasa nanti. Proses dari imunisasi sendiri yaitu proses untuk memasukkan virus yang telah lemah ke dalam tubuh manusia. Tujuannya agar merangsang terciptanya antibodi. Antibodi tersebut nantinya akan melawan virus dan bakteri lain yang menyerang tubuh. 

Jika bayi Anda tidak diimunisasi, ia memiliki resiko tinggi tertular penyakit yang cukup serius dan berbahaya. Penyakit tersebut biasanya menyebabkan kecacatan dan yang paling fatal menyebabkan kematian. 

Maka dari itu, lebih baik Anda sebagai orang tua bisa memberikan imunisasi yang lengkap sesuai jadwal imunisasi anak untuk menghindari terjadinya resiko tersebut. Imunisasi sudah terbukti 100% efektif. Kalaupun anak tertular penyakit, gejala yang diperlihatkan pun cukup ringan. 

Imunisasi Bersifat Wajib untuk Anak 

Untuk tindakan pemberian vaksin pada anak, Anda bisa melakukannya di instansi kesehatan terdekat, misalnya dilakukan di posyandu, puskesmas, rumah sakit, tempat praktek dokter, dan bidan. Vaksin yang berada di puskesmas biasanya sudah disediakan pemerintah. Adapun vaksin tambahan lain seperti influenza, rotavirus, PCV, varicella, dan hepatitis A biasanya disediakan di rumah sakit atau dokter anak. Adapun imunisasi wajib yang harus dilakukan anak Anda bisa diperoleh secara gratis di posyandu. Berikut lima imunisasi wajib tersebut. 

1. Hepatitis B 

Vaksin hepatitis B wajib diberikan agar bayi tidak tertular penyakit yang diderita ibu setelah melakukan persalinan. Vaksin ini diberikan tiga kali, yaitu maksimal 12 jam setelah bayi baru lahir. Vaksin yang kedua diberikan pada bulan pertama setelah melahirkan. 

Lalu vaksin ketiga dilakukan antara rentang umur bayi 3 sampai 6 bulan. Bagi anak yang berusia 5 tahun namun belum menerima vaksin satu ini, wajib hukumnya untuk mengikuti imunisasi atau vaksin susulan (catch-up vaccination) kurang lebih 3 kali. 

2. Polio 

Vaksin polio diberikan sebanyak empat kali sebelum bayi menginjak umur 6 bulan. Dimulai saat bayi baru lahir, usia 2 bulan, usia 4 bulan, dan usia 6 bulan. Kemudian nanti vaksin ini akan diberikan lagi ketika imunisasi yaitu saat anak sudah berusia 18 bulan dan 5 tahun. 

Vaksin polio diberikan untuk mencegah anak terkena penyakit polio. Polio atau sering disebut juga penyakit lumpuh kayu merupakan penyakit yang terjadi akibat virus yang menyerang saluran pencernaan dan tenggorokan. Akibat dari penyakit ini adalah kelumpuhan kaki, tangan, dan otot pernafasan yang menyebabkan kematian. Satu yang harus diwaspadai dari penyakit ini bahwa polio adalah penyakit menular. 

3. BCG 

Vaksin BCG ini sangat baik dan tepat jika diberikan saat anak memasuki usia dua bulan. Tujuan dari pemberian vaksin ini adalah untuk mencegah anak terkena kuman tuberculosis yang menjadi penyebab penyakit paru-paru. Selain menyerang paru-paru, penyakit ini juga menyerang selaput otak yang menyebabkan kecacatan hingga kematian. 

4. Campak atau Rubella 

Vaksin ini diberikan dua kali saat anak berusia 9 bulan dan 24 bulan. Namun jika anak ternyata sudah mendapatkan vaksin ini ketika memasuki usia 15 bulan, maka Anda sebagai orang tua tidak perlu memberikan lagi vaksinnya. Manfaat yang akan didapatkan jika sudah menerima vaksin ini adalah bisa terhindar dari penyakit campak berat yang nantinya bisa memunculkan pneumonia atau radang paru-paru, diare, dan juga penyakit otak. 

5. Pentavalen (DPT, HB HiB) 

Vaksin campuran ini harus diberikan kepada anak Anda sebanyak empat kali, yaitu saat usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan 18 bulan. Vaksin ini yang satu ini bisa mencegah beberapa penyakit yang tergolong serius diantaranya difteri (infeksi selaput lendir dan tenggorokan dan hidung), batuk rejan (pertusis), hepatitis B, radang paru-paru, meningitis (radang otak), dan tetanus. 

Demikianlah lima imunisasi yang wajib diberikan kepada si kecil sesuai dengan jadwal imunisasi anak Anda. Sebagai orang tua yang paham akan kesehatan anak sebaiknya Anda tidak melewatkan jadwal pemberian imunisasi di atas. Karena apabila tidak diberikan dari sekarang, kemungkinan besar anak Anda mudah terkena penyakit yang serius dan berkepanjangan. 

Maka hindarilah hal tersebut dengan melakukan imunisasi, dimulai sejak anak Anda lahir agar selalu sehat hingga dewasa atau bahkan tua nanti. 
5 Imunisasi yang Wajib Diberikan untuk Anak 5 Imunisasi yang Wajib Diberikan untuk Anak Reviewed by buyazen on April 21, 2019 Rating: 5

1 komentar:

  1. ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat
    ayo segera bergabung dengan kami di ionqq^^com
    add pin bb 58ab14f5 || ditunggu ya^^

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.